Kubah-Kubah di Dada Mereka
Oleh: Izar Razhman
Nun,
Sejenak hilang
sejenak tayang
;kiswah perak keemasan
sekarat terbuang
gentayang
zirah putih pendar aura
kala waskita lucuti perca
tampak salib di antara kubahnya
merah nyata
gugur, daun menganggur
runtuh, tiang terapuh
tersungkur
jatuh
Dunia mereka berbeda ;maya
Dunia kalian ;genting dalam penjara
Duniaku ;satu sel pun tak tahu
Dunia kita ;berkeping tanpa satu
Lalu kubah bersilam
Tuhan enyah dari semayam
dipaksa simpan dalam botolbotol kusam
iman pucat masam
Goa-goa kumuh jelma surau
desah ah-ih-uh terdengar parau
undang jemaah
berjamah
bedug tak lagi ada
ngiang denting kaca yang nyata
tajam tanduk koyak sekat
hati dan hati; sekarat.
(Dokument)
Surabaya, 24 September 2016

0 comments:
Post a Comment